DATA COMPARATION DAN BCD CALCULATION

TUJUAN

  1. Dapat mengetahui tentang data comparation dan BCD calculation
  2. Dapat menggunakan Instruksi dari Data Comparation dan BCD Calculation

DASAR TEORI

  • DATA COMPARASION

COMPARE-CMP(020)

Instruksi ini digunakan untuk membandingkan dua buah data baik konstanta atau data yang ada pada suatu channel. Hasil komparasi apakah lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan dilihat dari bit flag “>”, “<” atau “=” yang telah disediakan.

Bila konstanta (#01F0) sama dengan (“=”) channel data 0000, Special Relay (SR) 25506 (P_EQ) akan ON, dan SR 25505 (P_GT) akan ON bila konstanta lebih besar (“>”) dari channel data 0000, dan SR 25507 (P_LT) akan ON bila konstanta lebih kecil (“<”) dari channel data 0000.

Pada satu waktu, hanya ada satu hasil yang didapati, baik itu relay 25505 (P_GT) atau 25506 (P_EQ) atau 25507 (P_LT) akan ON.

  • BCD CALCULATION

BCD ADD – ADD(030)

Instruksi ini digunakan untuk menjumlahkan dua buah data secara langsung atau data yang ada pada suatu channel dengan suatu data yang telah ditentukan melalui program, dan data hasil penjumlahan akan ditampilkan di channel hasil.

Bila ada sebuah carry dari hasil penjumlahan, maka carry flag (SR 25504) akan ON. Apabila hasil dari penjumlahan adalah 0000, SR 25506 (flag “=”) akan ON.

Jika dalam penjumlahan terjadi carry maka carry yang terjadi akan mempengaruhi operasi aritmatika yang lain.

Untuk menghilangkan efek carry tersebut direkomendasikan untuk menyertakan instruksi Clear Carry – CLC(041) di setiap instruksi aritmatika yang digunakan.

Jika dibutuhkan penjumlahan dengan hasil di atas 9999 bisa digunakan instruksi double BCD ADD yaitu ADDL(054).

BCD SUB – SUB(031)

Instruksi ini digunakan untuk operasi pengurangan. Operasi bisa dilakukan diantara konstanta nilai tertentu ataupun data yang ada pada suatu channel. Yang harus diperhatikan operasi ini tidak komutatif (harus diperhatikan mana yang dijadikan pengurang, mana data yang dikurangi).

Jika dalam pengurangan terjadi carry (hasil pengurangan kurang dari nol), maka carry yang terjadi akan mempengaruhi operasi aritmatika yang lain.

Untuk menghilangkan efek carry tersebut direkomendasikan untuk menyertakan instruksi Clear Carry – CLC(041) di setiap instruksi aritmatika yang digunakan.

INCREMENT DATA BCD – INC(038)

Instruksi digunakan untuk menambah 1 nilai yang ada pada suatu word untuk setiap siklus eksekusi instruksi. Untukmengetahui proses pertambahan dalam instruksi ini dapat digunakan input diferensiasi.

DECREMENT DATA BCD – DEC(039)

Instruksi digunakan untuk mengurangi 1 nilai yang ada pada suatu word untuk setiap siklus eksekusi instruksi. Untukmengetahui proses pengurangan dalam instruksi ini dapat digunakan input diferensiasi.

LADDER DIAGRAM

PEMBAHASAN

Pada praktikum kali ini dibuat ladder diagram untuk menjalankan suatu sistem mixer yang dimana sistem ini akan otomatis berhenti setelah melakukan 3 kali proses mixing. Instruksi yang digunakan sama dengan praktikum sebelumnya dimana menggunakan instruksi fungsi SET dan RESET. Untuk menghitung siklus kerja dari suatu sistem tersebut digunakan intruksi fungsi Compare [CMP(020)] dan ++B.

Intruksi ++B adalah instruksi fungsi incremen BCD yang digunakan untuk menambah suatu data. Dalam praktikum ini data incremen akan disimpan di dalam fungsi kerja Hold yang dapat menyimpan data layaknya ROM. Data yang akan digunakan untuk penjumlahan siklus dalam sistem ini adalah H0, nilai dari H0 akan bertambah ketika nilai dari sensor bawah mengalami Differential Down (DIFD) atau mengalami penurunan nilai dari 1 ke 0.

Untuk melakukan perbandingan jumlah siklus digunakan instruksi compare dengan cara mengetikkan CMP(020), lalu value yang pertama adalah nilai data asal (H0) yang ingin dicompare dan value yang kedua merupakan data kedua (limit siklus) yang ingin dicompare. Untuk membuat instruksi CMP(020) aktif terus menerus dibutuhkan input Pulse On (P_On). Untuk membuat sistem dapat berhenti setelah 3 kali proses maka dideklarasikan Pulse Equal (P_EQ). Instruksi tersebut akan bekerja ketika data yang dibandingkan pada fungsi Compare bernilai sama maka Pulse Equal akan aktif yang selanjutnya akan mengaktifkan bit kerja W0.01 dimana output ini akan bekerja untuk mematikan semua sistem dari mixer.

KESIMPULAN

Data Comparation merupakan suau fungsi yang digunakan untuk membandingkan 2 buah data. Hasil perbandingan itu dapat berupa lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan. Instruksi yang digunakan  untuk menggunakan fungsi komparasi ini ialah CMP(020).

BCD Calculation adalah fungsi yang digunakan untuk menjalankan operasi aritmatika yaitu penjumlahan dan pengurangan. Pada praktikum ini, digunakan fungsi Incremen BCD (++B) yang bekerja menambah jumlah data sebanyak 1. Data hasil incremen ini disimpan pada fungsi kerja H0, yang mana fungsi kerja tersebut akan tetap tersimpan dan tidak ter-reset ketika sistem kelistrikan pada PLC padam.

DAFTAR PUSTAKA

EBHE (3 Oktober 2009). Apa itu PLC dan Apa Fungsinya. Dikutip 1 September 2019 dari ndoware :https://ndoware.com/apa-itu-plc.html
Wicaksono, Handy (2009). Programmable Logic Control Teori, Pemrograman, dan Aplikasinya dalam sistem otomasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
http://www.mouser.com/ds/2/307/-532345.pdf

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *